ShoutMix chat widget
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified
Russian Portuguese English French
German Spain Italian Dutch

Sms yuk

Tampilkan postingan dengan label Liga Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Nasional. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 Agustus 2011

Wim: Fisik Pemain Alami Peningkatan
27-08-2011 07:10
Wim Rijsbergen ketika memberikan arahan kepada pemainnya di Stadion Manahan Solo beberapa waktu lalu (c) bola-esa
Wim Rijsbergen ketika memberikan arahan kepada pemainnya
di Stadion Manahan Solo beberapa waktu lalu (c) bola-esa
 
- Pelatih Timnas Indonesia, Wim Rijsbergen menilai jika kondisi fisik para punggawa timnas sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, apakah kenaikan tersebut signifikan, pelatih asal Belanda tersebut belum bisa memaparkannya lebih lanjut.
"Kondisi fisik pemain mengalami peningkatan. Mengenai persentasenya, tidak bisa saya pastikan karena para pemain masih menjalani ibadah puasa Ramadhan," katanya.
Rijsbergen pun berharap, jika peningkatan kondisi fisik pemain bisa terlihat saat timnas beruji coba dengan Yordania.
Apakah nanti timnas Garuda bisa bermain maksimal saat bertemu Iran, bisa dibilang akan tergantung saat timnas bertemu Yordania.
"Kami akan melihat kondisi pemain saat bermain dengan Yordania. Untuk itulah bisa dilihat berapa kekuatan pemain saat bertemu Iran nantinya," tandas Rijsbergen.
Rencananya pertandingan menghadapi Yordania akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta, RCTI, Minggu (28/8) mulai pukul 02.00 WIB

Review: Timnas Garuda Kalah Tipis Dari Jordania

Review: Timnas Garuda Kalah Tipis Dari Jordania
Review: Timnas Garuda Kalah Tipis Dari Jordania
28-08-2011 04:34
- Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis dari Timnas Jordania dalam laga pemanasan menjelang laga kualifikasi Piala Dunia, di Amman, Minggu (28/8).Timnas yang pada pertandingan uji coba ini menggunakan kostum putih-hijau langsung berusaha melakukan penetrasi ke pertahanan tim tuan rumah sejak menit pertama.
Indonesia memperagakan permainan dari kaki ke kali untuk menyiasati kelemahan di postur tubuh. Salah satu serangan yang patut diapresiasi adalah tendangan yang dilakukan Christian Gonzales. Hasilnya pun cukup merepotkan barisan pertahanan Jordania.
Umpan terobosan dari Gonzales berhasil diterima dengan baik oleh M.Ridwan yang sayangnya belum dapat mencetak gol sekalipun sudah berhasil menembus kotak penalti Jordania. Tak lama berselang Bambang Pamungkas mendapatkan peluang memanfaatkan kesalahan pemain belakang lawan. Tetapi sayang striker Persija Jakarta ini masih belum mampu lolos dari kepungan 3 bek Jordania.
Petaka terjadi di kubu timnas garuda di pertengahan babak pertama. Kiper Ferry Rotinsulu mengalami cedera akibat menahan sepakan striker Jordania. Akibatnya kiper nomer satu Indonesia ini harus ditarik keluar dan posisinya digantikan oleh Markus Horison.
Sisi kiri pertahanan Jordania rupanya menjadi fokus penyerangan Indonesia. Terbukti beberapa kali peluang di babak pertama tercipta diawali dari pergerakan di sisi kiri. Tak hanya dua pemain sayap Benny Wahyudi dan M.Ridwan, Bahkan Gonzales pun rela turun membantu membangun serangan dari sisi kiri.
Jordania lebih memainkan bola panjang dan umpan silang, namun kelihaian Markus mengantisipasi bola-bola atas masih mampu menjaga keperawanan gawang Indonesia.
Skuad merah putih mendapat peluang matang menjelang berakhirnya babak pertama. Namun sayangnya bola sepakan M.Ridwan hasil dari umpan silang M.Ilham dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis oleh kiper Jordania.
Petaka datang bagi timnas garuda pada awal babak kedua. Jordania berhasil mencetak gol dari tendangan pojok melengkung Abdullah Deeb yang langsung menembus jala Markus Horison pada menit ke-49. Indonesia tertinggal 1-0.
Melihat permainan Indonesia yang semakin mengendur, pelatih Wim dua pemain sayap baru. Irfan Bachdim dan Okto Maniani masuk menggantikan M.Ridwan dan M.Ilham. Terbukti memang kehadiran dua tenaga baru ini memberikan warna baru dalam skema serangan Indonesia.
Indonesia perlahan bisa balik menekan pertahanan Jordania, namun sayangnya hingga wasit meniup peluit panjang Indonesia tak bisa mengejar defisit satu gol dari Jordania.
Kekalahan ini menjadikan pekerjaan rumah besar bagi pelatih Wim, guna meramu komposisi tim dalam menghadapi Iran di kualifikasi Piala Dunia 2014 mendatang. Saat ini Iran masih disebut sebagai raksasa Asia dan berhasil menempati posisi ke-53 dalam ranking terbaru FIFA.

Yogyakarta Dinilai Cocok Jadi Lokasi TC Timnas U-23

Yogyakarta Dinilai Cocok Jadi Lokasi TC Timnas U-23
29-08-2011 21:32
Timnas U-23 saat beruji coba pekan lalu di Surabaya. (c) Fajar/Bola
Timnas U-23 saat beruji coba pekan lalu di Surabaya. (c) 

  - Yogyakarta dipastikan bakal menjadi lokasi pusat pelatihan Timnas U-23 untuk mempersiapkan kekuatan mereka. Kondisi Yogyakarta dinilai sangat cocok bagi Skuadra Garuda Muda untuk mengasah kemampuan mereka.Menurut Manajer Timnas U-23, Roso Daras, fasilitas yang tersedia di Kota Pelajar itu memenuhi kriteria yang ditetapkan tim pelatih. "Saya sudah mengecek sendiri fasilitas-fasilitas yang tersedia di kota ini. Menurut saya, sangat memenuhi kriteria," ungkap Roso, pada Bola.net.
"Di sini ada banyak tersedia penginapan sesuai dengan yang disyaratkan tim pelatih. Selain itu, stadion di sini, yang akan dipergunakan untuk latihan rutin dan laga uji coba juga telah siap," imbuhnya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, pusat pelatihan Timnas U-23 dipindahkan dari Cilegon ke Yogyakarta. Hal ini, menurut Roso, merupakan upaya dari manajemen Timnas untuk memberikan yang terbaik bagi Skuadra Garuda Muda.
"Kami tidak jadi ke Cilegon karena penginapan yang ada di sana, dirasa oleh tim pelatih kurang representatif. Tugas kami adalah memberikan yang terbaik bagi tim sehingga mereka bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin," ujarnya.
Pusat pelatihan di YOgyakarta rencananya bakal dimulai 04 September mendatang. Namun, para pemain baru akan menjalani latihan rutin hari berikutnya. Sementara tanggal 09 September, mereka dijadwalkan bakal melakoni laga uji coba melawan Persiba Bantul di Stadion Maguwoharjo.
Dua hari kemudian, Skuadra Garuda Muda dijadwalkan bakal bertolak ke Hongkong untuk melakoni serangkaian laga uji coba internasional mereka.  (den/zul)