ShoutMix chat widget
Google Translate
Arabic Korean Japanese Chinese Simplified
Russian Portuguese English French
German Spain Italian Dutch

Sms yuk

Rabu, 31 Agustus 2011

Makanan Khas Kerinci

Dendeng Batokok
Makanan khas Kerinci yang paling terkenal adalah dendeng batokok. Dendeng daging lembu yang lembut karena digepok/tumbuk dengan batu hingga gepeng. Disajikan setelah dipanggang kembali dengan sambal merah nan pedas. Soal rasa, wah tak bisa saya gambarkan saat dagingnya masuk kedalam mulut. Hmmm. Apakah aksara dan angka bisa menjelaskan rasa nikmat?.

Dendeng ini akan paripurna kenikmatannya jika disantap dengan beras khas asal kerinci yang dinamakan Beras Payo Kerinci.

Beras Payo

Biasanya, warung makan asal kerinci akan menulis “Beras Payo Kerinci” di muka warung untuk menyatakan bahwa mereka hanya menyajkan dendeng batokok dengan beras tersebut, bukan beras asalan. Ini mirip dengan Warung Padang yang menulis “Bareh Solok” yang artinya Beras Solok. Kalau Bareh Solok di Jakarta saya tidak tahu apa benar berasnya asli diimpor dari Solok sana. Soalnya, rasanya kagak ada bedanya sih dengan beras biasa. Padahal rasakan gak bisa bohong.

Beras Payo Kerinci adalah beras nikmat, terasa pulen dengan bulir beras besar-besar. Ini adalah bibit padi asli Kerinci. Usia jenis padi ini mungkin sudah lebih dari lima abad. Seperti laiknya padi asli Nusantara lainnya, usia tanam padi payo hingga panen memakan waktu lebih dari enam bulan.

Yang pasti, Beras Payo Kerinci dengan bulir padi yang besar-besar memang terasa nikmat berpadu dengan lauk-pauk asal kerinci khususnya dendeng batokok. Kalau anda berkunjung ke Jambi, jangan lupa mampirlah di Warung Makan Kerinci yang bertulis Beras Payo Kerinci.

Sedangkan Gulai Ikan Semah merupakan makanan khas Kerinci yang digemari oleh banyak masyarakat Kerinci. Populasi ikan Semah yang hanya hidup di sepanjang Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci ini terancam punah, karena selalu diburu oleh masyarakat. Saat berkunjung ke Kerinci hanya yang beruntung saja dapat menikmati kelezatan ikan ini.
Ikan Semah

Bagi pengunjung yang ingin merasakan hidangan Kerinci sambil menikmati keindahan Danau Kerinci dengan suasana rumah makan yang berbeda dapat mencoba rumah makan Bahun Basilo yang terletak di Desa Pulau Tengah Kecamatan Keliling Danau. Rumah makan ini merupakan rumah makan terapung dengan gaya lesehan.


Rumah Mkan Di Pinggir Danau Kerinci BERAS PAYO KERINCI

Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Sumatera. Ia menjadi kebanggaan dan mendapat tempat sendiri di mata para pendaki jika sudah menjejak puncaknya. Nama Gunung ini selain menjadi nama kabupaten di Provinsi Jambi juga menjadi penanda bagi ikatan etnik tersendiri di Jambi yang membedakan dengan Orang Jambi dan Suku Anak Dalam (lebih dikenal sebagai suku Kubu).
Jarak kerinci dengan ibukota provinsi Jambi terbilang jauh. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Kota Jambi  bisa memakan waktu  sepuluh jam.  Dahulu, wilayah Kerinci sesungguhnya masuk kedalam provinsi Sumatera Barat. Tapi kemudian, saat provinsi Jambi dibentuk, wilayah ini oleh pemerintah pusat dimasukkan kedalam provinsi  Jambi.
Dataran tinggi Kerinci banyak ditemukan batu-batu dan perkakas peninggalan peradaban tua. Wajar saja sebab area ini dipercaya telah dihuni manusia sejak zaman batu. Memang, Pantai Barat Sumatera yang kebetulan adalah dataran tinggi (bukit barisan) dari Aceh hingga Krui Lampung penuh dengan peninggalan peradaban manusia sejak zaman batu besar. Karena peradabannya yang telah lama, maka makanan dari daerah barat sumatera juga beragam. lho apa hubungannya?Ini kesimpulan ngawur saya saja, bahwa peradaban yang tua dan kompleks  suatau wilayah akan sebanding dengan peradaban kuliner yang juga kompleks dari daerah tersebut.
Kembali ke laptop. Makanan khas Kerinci yang paling  terkenal adalah dendeng batokok. Dendeng daging lembu yang lembut karena digepok/tumbuk dengan batu hingga gepeng. Disajikan setelah dipanggang kembali dengan sambal merah nan pedas. Soal rasa, wah tak bisa saya gambarkan saat dagingnya masuk kedalam mulut. Hmmm. Apakah aksara dan angka bisa menjelaskan rasa nikmat?.
Dendeng ini akan paripurna kenikmatannya jika disantap dengan beras khas asal kerinci yang dinamakan Beras Payo Kerinci. Biasanya, warung makan asal kerinci akan menulis “Beras Payo Kerinci” di muka warung untuk menyatakan bahwa mereka hanya menyajkan dendeng batokok dengan beras tersebut, bukan beras asalan. Ini mirip dengan Warung Padang yang menulis “Bareh Solok” yang artinya Beras Solok. Kalau Bareh Solok di Jakarta saya tidak tahu apa benar berasnya asli diimpor dari Solok sana. Soalnya, rasanya kagak ada bedanya sih dengan beras biasa. Padahal rasakan gak bisa bohong.
Beras Payo Kerinci adalah beras nikmat, terasa pulen dengan bulir beras besar-besar. Ini adalah bibit padi asli Kerinci. Usia jenis padi ini mungkin sudah lebih dari lima abad. Seperti laiknya padi asli Nusantara lainnya, usia tanam padi payo hingga panen memakan waktu lebih dari enam  bulan. Batang padi beras payo juga terbilang tinggi. Ketinggian padi payo kerinci ini lebih dari pinggang orang dewasa. Bahkan hampir sedada.
Yang pasti, Beras Payo Kerinci dengan bulir padi yang besar-besar memang terasa nikmat berpadu dengan lauk-pauk asal kerinci khususnya dendeng batokok. Kalau anda berkunjung ke Jambi, jangan lupa mampirlah di Warung Makan Kerinci yang bertulis Beras Payo Kerinci.


Perkebunan teh Kayoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam (NV HVA). Perkebunan teh ini tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia. Perkebunan Teh Kayu Aro seluas 3.020 hektar adalah perkebunan teh dalam satu hamparan terluas di dunia, berada pada ketinggian 1.400-1.600 meter dpi yang merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpi).
Pengawasan kualitas yang tinggi, mulai dari perawatan dan pemeliharaan tanaman, pemetikan pucuk teh, pengolahan di pabrik, hingga pengemasan dan pengiriman, teh produksi PT Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) ini menyandang nama harum sebagai teh dengan kualitas terbaik di dunia. Dengan aroma yang khas serta kualitas prima, sebagian besar teh produksi PTPN VI ini diekspor.




Menikmati Keindahan Air Terjun Telun Berasap

Air terjun telun berasap. (Foto: Wordpress)
Air terjun telun berasap. (Foto: Wordpress)
AIR Terjun Telun Berasap merupakan obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air terjun tersebut bersumber dari sungai yang berhulu di Danau Gunung Tujuh yang mengalir melewati tebing terjal dengan ketinggian sekitar 50 meter.

Orang Jambi menyebutnya Air Terjun Telun Berasap  karena besarnya debit air yang turun sehingga menimbulkan "kabut air"  di sekelilingnya.

Di balik Air Terjun Telun Berasap, terdapat sebuah  goa. Masyarakat setempat tidak berani memasuki goa tersebut karena medannya begitu  sulit dilalui. Air terjun yang sangat deras dengan karang yang terjal, menyebabkan gua tersebut tidak pernah dikunjungi oleh masyarakat maupun para wisatawan yang  berkunjung ke objek wisata Air Terjun Telun Berasap.

Air terjun Telun Barasap menyuguhkan pemandangan yang  indah, dengan debit air yang deras sehingga membentuk percikan air yang lembut mirip seperti asap putih atau dikenal juga dengan kabut air. Butiran-butiran uap air yang terbentuk dari kabut air tersebut berwarna indah tatkala disinari cahaya mentari dengan memantulkan kemilau cahaya yang berwarna-warni.

Air terjun ini terletak di Desa Telun Berasap,  Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia.

Lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat dengan  tiga alternatif. Pertama, perjalanan dimulai dari Kota Jambi ke Sungai  Penuh dengan jarak sekitar 500 km, sementara waktu tempuhnya selama sekitar 10 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil pribadi.

Kedua, perjalanan bisa dimulai dari Kota Padang ke Tapan kemudian dilanjutkan ke Sungai Penuh dengan jarak 278 km. Waktu perjalanan ditempuh  selama sekitar 7 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil  pribadi.

Ketiga, perjalanan dimulai dari Padang  ke Muaralabuh, kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kersik Tuo. Jarak dari kota Padang ke lokasi sekitar 211 km dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 5-6 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil pribadi.

Di kota Sungai Penuh (ibu kota Kabupaten Kerinci), terdapat banyak hotel kelas melati dengan tarif mulai Rp. 15.000,00-Rp.100.000,00 (Februari 2008). Hotel-hotel tersebut cukup nyaman sebagai tempat menginap dengan pelayanan yang cukup baik. Untuk urusan makan dan minum, rasanya belum pas kalau selama di Kerinci tidak mencoba makan Beras Payo, Gulai Ikan Semah, Dendeng Beteko, Kacang Tojin, Lemang dan Jeruk Pelompek, atau minum  Kopi Kerinci dan Teh Kayu Aro

Danau Gunung Tujuh – Taman Nasional Kerinci Sebelat


Danau Gunung Tujuh – Taman Nasional Kerinci Sebelat

“wisata ke Bali! Ah tidak, lombok saja! Jangan! Jalan-jalan murah ke Singapura aja! Belanja di Malaysia kyknya lebih asik deh!! wisata ke eropa lebih keren nih! atau safari ke afrika?”  

Gimana kalo kita ke Jambi aja, ada DANAU TERTINGGI SE-ASIA TENGGARA LHO?!

orang-orang dengan uang berlebih yang suka travelling tentu memiliki banyak pilihan untuk memanjakan diri. Ada yang memilih tempat dengan panorama alam yang indah, budaya yang unik, belanja murah, dan banyak alasan lainnya. Tentu tiap tempat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang harus dipertimbangkan. Apakah jambi masuk ke dalam salah satu kota yang bisa dipertimbangkan sebagai destinasi wisata?
Indonesia semakin gencar mengkampanyekan visit Indonesia. Jambi, kota kelahiranku itu pun tak mau kalah mensukseskan kampanye itu dengan menyerukan visit Jambi. Melihat hal itu, aku tergelitik, “visit Jambi? Apa yang bisa dikunjungi di Jambi? Apa tempat wisata yang bagus di Jambi?”  Baiklah, mari kita telusuri lebih jauh, apa yang dimiliki oleh provinsi yang terletak di pulau Sumatera, bagian barat Indonesia ini. Untuk posting Kali ini, kita akan membahas Danau Gunung Tujuh, Taman Nasional Kerinci Sebelatyang masuk kedalam daftar 10 destinasi wisata eksotis di Indonesia, Check this out!
Danau tertinggi se asia tenggara
Danau tertinggi se asia tenggara
Danau Gunung Tujuh merupakan objek wisata paling favorit di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya. Sementara, letaknya yang berada pada ketinggian 1.996 meter dpl, menjadikan danau ini sebagai DANAU TERTINGGI DI ASIA TENGGARA. Selain alamnya yang asri, panorama di danau yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) ini sangat indah. Selain panorama alamnya yang indah, danau ini dikelilingi oleh enam gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo dengan ketinggian 2.525 meter dpl, Gunung Hulu Sangir (2.330 meter dpl), Gunung Mandura Besi (2.418 meter dpl), Gunung Selasih (2.230 meter dpl), Gunung Jar Panggang (2.469 meter dpl), dan Gunung Tujuh (2.732 meter dpl) yang puncaknya paling tinggi.
Bukan cuma itu, sebagai kawasan yang menjadi salah satu sentra keanekaragaman hayati, di kawasan Danau Gunung Tujuh ini juga hidup berbagai jenis satwa khas TNKS seperti harimau sumatera (Panthera tigris sumatranensis), siamang, beruang madu, babi hutan, tapir, bermacam burung dan beragam jenis kupu-kupu. Tumbuhan yang hidup di kawasan ini pun beragam dengan primadona berbagai jenis anggrek alam dan bunga kantong semar. Selain itu ada pula Air Terjun Gunung Tujuh, dengan ketinggian puluhan meter yang bersumber dari Danau Gunung Tujuh. Pengunjung yang ingin mencapai air terjun ini bisa melalui jalur setapak tidak jauh dari bekas wisma peristirahatan di dekat pos jaga di kaki gunung.